Home Daerah Beberapa Alat Exa Menari-Nari di Lokasi Pertambangan Illegal Potolo Rumagit Tanoyan Selatan...

Beberapa Alat Exa Menari-Nari di Lokasi Pertambangan Illegal Potolo Rumagit Tanoyan Selatan Tampa Mengindahkan Surat Perintah Kapolda Sulut Terkait PETI

0
Ormas Dan LSM soroti beberapa alat berat yang sedang menari nari di Potolo Rumagit (PETI) pertambangan tampa ijin

PIRNAS.ORG | BOLMONG – Beberapa alat Exa menari-nari di lokasi pertambangan Illegal Potolo Rumagit Tanoyan selatan tampa mengindahkan surat perintah Kapolda Sulut Terkait PETI di anggap tak mempan untuk para pertambangan tanpa ijin (PETI) yang ada di Bolmong, lebih khusus di Potollo Rumagit Kecamatan Lolayan.

Pantauan wartawan media ini di lapangan terlihat para cukong semakin merajalela di wilayah pertambangan tersebut. Bahkan para cukong pun dengan terang terangan menaikan alat, alat beratnya berupa Exavator untuk bongkar Hutan, maupun bukit di potolo pegunungan Potolo dan Rumagit Kecamatan Lolayan demi mengejar keuntungan, tanpa mempedulikan kerusakan-kerusakan, bahkan mereka tinggalkan lahan yang dibongkar begitu saja.

Lebih parahnya lagi, penindakan Hukum dari pihak kepolisian tidak membuat efek jera dari para pelaku PETI atau para cukong, padahal lokasi pertambangan tersebut telah di pasang papan informasi untuk tidak melakukan aktifitas pertambangan, Tetapi itu semua sama sekali tidak dihiraukan oleh para cukong pertambangan.

BACA JUGA :   Bupati Dairi Hadiri Penyaluran Beras di Desa Longkotan

Entah apa yang membuat mereka berani kembali beraktifitas, ataukah ada bekingan-bekingan tertentu dibelakang mereka. Padahal seperti yang kita ketahui,  jelas diatur dalam UU No 4 pasal 158 tahun 2009 dan UUD KUHP pasal 55, terkait pelanggaran PETI, namun para cukong-cukong tidak mengindahkan dari UU tersebut,

Hal ini mendapat sorotan dari Ormas Laskar Anti Korupasi Indonesia (Laki-RI) DPD Sulawesi Utara Firdaus Mokodompit mengatakan,” sangat di sayangkan para pemodal atau Cukong cukong yang telah sengaja melanggar UU.dan.pembatan Hutan di pegunungan Potolo dan Rumagit padahal lokasi tersebut sudah di police Line oleh satuan Mabes Polri.

Dengan adanya pertambangan Illegal tampa ijin padahal pihak polda Sulut telah mengeluarkan surat perintah penutupan terhadap pertambangan tampa ijin namun hal tetsebut tidak diindahkan bagi para Cukong cukong malahan para Cukong lebih memperbanyak alat berat ke lokasi,” tegas Firdaus,

BACA JUGA :   Pemerintah Desa Ikuna Bolmong Bersama Sama Dengan Masyarakat Adakan Acara Bakar Nasi Jaha

Hal senada yang di ungkapkan oleh LP2BM Bolmong yang di ketuai Imran Ali Aduka mengatakan,” saya meminta agar kiranya aparat penegak Hukum agar segera mengambil langkah tegas tampa pandang Bulu apalagi ada beberapa alat berat berupa Exa yang yang sedang melakukan.pekerjaan di lokasi pegunungan Potolo dan Rumagit
Padahal pada beberapa bulan yang lalu, diketahui Polri sampai menyeret beberapa oknum PETI ke ranah hukum, namun itu nampaknya tak membuat mereka takut.

“kalau mau menambang boleh boleh saja, tetapi harus mematuhi Hukum dong, urus surat surat perijinan terlebih dahulu” Tegas Ali.sembari meminta pihak kepolisian jangan tutup mata melihat situasi dan kondisi Potolo Rumagit (PETI) tampa ijin.

BACA JUGA :   PT. GMP MENUAI KRITIKAN DARI PARA PEKERJANYA

(**Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here