Home Daerah DENGAN NADA MENGANCAM DAN MENGEPALKAN TINJU SEORANG KASI PENDIDIKAN DASAR DINAS PENDIDIKAN...

DENGAN NADA MENGANCAM DAN MENGEPALKAN TINJU SEORANG KASI PENDIDIKAN DASAR DINAS PENDIDIKAN PALUTA MENGATAKAN NGAPAIN MELADENI WARTAWAN DAN LSM HANYA BUAT SUSAH AJA

0

PIRNAS.ORG | PALUTA – Merasa Jabatannya adalah kekuasaan dalam berbuat apa yang di inginkan nya, seorang kepala seksi di bidang pendidikan dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara Melontarkan kata, ”Apa rupanya wartawan dan LSM di negara ini, selalu menyusahkan pemerintah” kata Marasakti Harahap sebagai Kepala Seksi bidang pendidikan dasar di depan kepala Bidang pendidikan dasar dan rekan kerjanya yang lain saat Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (DPC.LPP-TIPIKOR RI) dan Waketum LAMBAR RI di dampingingi Kabiro Surat Kabar Aktual Selasa 8 Juni 2020.

Hal tersebut bermula saat Akhiruddin Siregar sebagai Ketua DPC.LPP-TIPIKOR RI bersama timnya menanyakan perkembangan surat yang di kirim Ketum LPP-TIPIKOR RI beberapa bulan lalu.

Saat bertanya kepada Kepala Bidang Pendidikan Dasar mengenai surat Kabid Dikdas Ermida Siregar pun melemparkan permasalahan kepada Kasinya seraya berkata, “ini bapak ini yang berangkat kelapangan” tuturnya.

BACA JUGA :   Kampung Tangguh Desa Tagengser Daya Resmi Dibuka Waka Polres Pamekasan

Sang kasi pun menjawab,”Selalu aja LSM dan Wartawan membuat susah, buat apa di tanggapi, kalau saya yang jadi kadis saya campakkan surat itu, apa rupanya LSM dan Wartawan di Negara ini” kata sang kasi yang merasa sebagai pejabat yang harus di hargai dan di sembah melihat dari tingkahnya sambil berdiri.

Betapa terkejutnya mendengar kata-kata yang di lontarkan Marasakti Harahap sebagai Kasi di depan dua (Dua) orang Kabid Akhiruddin Siregar pun Spontan menjawab, ”saya mengkonfirmasi surat yang di kirim Ketum saya kepada Dinas Pendidikan yang di rekomendasikan kepada ibu Kabid, bukan kepada saudara, mengapa saudara melontarkan kata-kata yang tidak enak di dengar, saudara siapa sih kan saudara makan gaji dan bersumpah melayani masyarakat dengan gaji yang saudara terima sebagai nafkah anak istri saudara, jangan katakan wartawan dan LSM selalu buat susah di negara ini, saudara tanggung jawab mengatakan itu” kata Akhiruddin Siregar menjawab kata-kata sang kasi.

BACA JUGA :   Bupati Dairi Ikuti Acara Penyerahan DIPA Dan TKDD Tahun 2021

Namun tanpa panjang lebar Marasakti Harahap sebagai Kasi Dikdas Pun melontarkan kata-kata ancaman kembali kepada Akhiruddin Siregar seraya mengepalkan tinju dan mengarahkan kepalan tinjunya kepada Ketua DPC LPP-TIPIKOR RI, Akhiruddin Siregar sambil membentak dan berkata, “kalau Kutumbuk mulutmu kenapa rupanya, paling berhenti jadi PNS, tak takut aku berhenti jadi PNS dan tak takut aku kalaupun kau laporkan”, ungkapnya kembali.

Namun begitu Akhiruddin Siregar sebagai ketua DPC.LPP-TIPIKOR RI di Kabupaten Padang Lawas Utara menjawab dengan tenang, dengan berkata, “saya tidak ingin bertengkar dengan anda, karena saya hanya berharap kantor ini sebagai Dinas Pendidikan lebih mengedepankan moral berbahas, berkarya dan aktif dalam melayani masyarakat, bukan sok hebat begini, kalau ada pertanyaan resmi pakai surat jawablah juga dengan surat yang resmi secara kedinasan, bukan menunjukkan arogansi begini, saya malu kalau Dinas Pendidikan Kabupaten mempekerjakan orang yang arogan sebagai contoh pendidikan seperti anda, orang yang menipu yang juga sudah didemo oleh Mahasiswa 2 bulan lalu juga orangnya dinas pendidikan dan menurut info sudah diduga di berhentikan, dan banyak lagi hal yang muncul dari dinas ini memalukan”, tutur Akhiruddin Siregar seraya menyampaikan hal yang di alaminya kepada Pirnas.com.

BACA JUGA :   Universitas Sumatera Utara (USU) Terus Menorehkan Prestasi

Sebagai Ketua DPC.LPP-TIPIKOR RI berharap kepada Bupati Padang lawas Utara Andar Amin Harahap, Bijaklah menepatkan orang khususnya pada Dinas Pendidikan, jika orang-orang yang seperti Marasakti Harahap yang selalu melontarkan kata-kata yang tak bermoral dijadikan panutan para guru, kuat dugaan kedepan guru akan memaki-maki kepada muridnya, secara otomatis akan terbentuk pulalah para murid atau penerus bangsa yang ada di kabupaten Padang lawas Utara anak-anak yang tak bermoral dan etika, sambil menutup penjelasannya.

(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here