Home Daerah Ibu Dan Anak Tewas Tersengat Listrik, Akibat Kabel PLN Tertimpa Pohon Sawit

Ibu Dan Anak Tewas Tersengat Listrik, Akibat Kabel PLN Tertimpa Pohon Sawit

0

PIRNAS.ORG | ASAHAN – Jamila (40) dan anaknya Koko (19) warga Dusun VIII Desa Persatuan tewas tersengat listrik PLN yang putus tertimpa pohon kelapa sawit yang tumbang. Peristiwa ini terjadi di jalan kebun AFD V Pulu Raja, Dusun VII Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupeten Asahan, Jum’at (4/6) sekira pukul 19.30 WIB.

Informasi yang dihimpun wartawan saat kejadian, area sekitar jalan diguyur hujan deras disertai angin kencang dan gelap. Ketika itu Jamila berboncengan dengan suaminya Warsino (43) naik sepeda motor beserta seorang anaknya yang balita. Karena jalan terhalang pohon sawit yang tumbang Jamila turun dari boncengan, sedangkan Warsito beserta anaknya tetap di atas kenderaan sambil berjalan menyelusuri pinggiran pohon yang tumbang.

Saat itulah tanpa sengaja Jamila memijak genangan air di jalan yang teraliri listrik dan tersengat hingga jatuh terlentang. Hal itu membuat Warsito panik dan berupaya melakukan pertolongan terhadap istrinya, tapi tidak berhasil, untung Warsino terpental akibat terkena aliran listrik yang menyengat istrinya. Setelah lolos dari marabahaya Warsino meminta pertolongan kepada warga terdekat, tapi nyawa istrinya tidak dapat tertolong lagi.

BACA JUGA :   Rakorda Baznas Se-Sumut Di Adakan Di Asahan Lahirkan 10 Rekomendasi.

Tak lama berselang Koko yang berbonceng dengan kakaknya datang dari arah yang sama. Mengetahui ibunya tergeletak di jalan langsung melakukan pertolongan, tapi naas ia juga tersengat listrik dan tewas seketika.

Suasana di rumah duka diselimuti rasa haru dan Isak tangis, terlebih salah seorang putrinya korban yang berusia sekitar 6 tahun tampak menangis histeris saat ibu dan abangnya hendak diberangkatkan ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Desa Bangun, Kecamatan Pulau Rakyat.

Menurut keterangan kepala Dusun VIII Desa Persatuan, Triono saat peristiwa ini terjadi korban sekeluarga pulang dari Aek Loba melihat saudaranya yang sakit. Setiba di lokasi kejadian ada pohon sawit yang tumbang dan menimpa kabel listrik, namun korban tidak mengetahui adanya kabel listrik yang menjalar ke jalan.

BACA JUGA :   8 Anggota Partai Golkar Nyatakan Sikap Dukung Sepenuhnya, Pasangan BERKAH Semakin Dicintai Rakyatnya

“Karena malam itu gelap korban tidak tau ada kabel listrik yang menjulur ke bawah mengakibatkan kakinya tersengat aliran listrik hingga korban meninggal dunia. Tak hanya itu anak lajangnya juga turut menjadi korban saat berupaya menolong ibunya,” ungkap Triono.

Secara terpisah Manager PTN IV Kebun Pulu Raja, Ir. Suherry yang ditemui sejumlah wartawan di rumah duka, Sabtu (5/6) membenarkan pohon sawit yang berada di areal kebun AFD V tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang dan mengakibatkan putusnya kabel PLN dan berakhir memakan korban.

Suherry juga tidak menampik pohon sawit itu tumbang karena sudah tua dan menurutnya akan dilakukan replanting atau tanam ulang yang diprogramkan tahun depan (2022).

BACA JUGA :   Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Sosialisasi Dan Sebarkan Maklumat KAPOLRI

“Memang pohon sawit sudah tua tahun tanam 96, tetapi sudah diprogramkan akan direplanting tahun depan,” terang Manager didampingi Asisten AFD V, Goji dan Asisten AFD III, Adrian.

Sementara itu Adrian menambahkan, sebenarnya pihak kebun sudah memberitahukan kepada warga agar tidak melintas di jalan itu karena ada pohon sawit yang tumbang dan jalan tidak dapat dilintasi.

“Pihak kebun sudah melarang warga tidak melintas jalan itu karena ada pohon sawit tumbang, tapi tetap saja melintasinya,” ungkap Adrian.

(Wahyu S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here