Home Daerah MOU Dan Rakor Sensus Di Tanda Tangani Oleh Pemkab Dairi Dan BPS...

MOU Dan Rakor Sensus Di Tanda Tangani Oleh Pemkab Dairi Dan BPS Kabupaten Dairi

0

PIRNAS.ORG | DAIRI – Untuk perencanaan dan pembangunan berbasis akurasi data, Pemerintah Kabupaten Dairi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dairi tandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Sensus Penduduk 2020, Rabu (12/8/2020) di Balai Budaya Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengaku menyambuat baik kerja sama antara BPS dengan Pemerintah Kabupaten Dairi. Bupati Dairi juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Kepala Desa (Kades) dan Lurah agar melibatkan seluruh Kepala Dusun (Kadus) dan Kepala Lingkungan (Kepling) dalam menyukseskan Sensus Penduduk 2020 untuk mencari semua penduduk yang berada di wilayah masing-masing, terutama penduduk yang belum terdata di Catatan Sipil.

Hal ini disampaikan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu sebelum menandatangani MoU antara Pemerintah Kabupaten Dairi dengan BPS Kabupaten Dairi di Balai Budaya Sidikalang. Bupati mengharapkan keikutsertaan seluruh komponen dalam penuntasan sensus penduduk September 2020 mendatang.

“Seluruh yang terlibat supaya memastikan lokasi tempat tinggal penduduk dengan mencatatkan lokasi pada peta yang disediakan. Kekayaan bukan hanya melulu tentang uang dan materi, kekayaan data tidak kalah pentingnya, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Presiden RI, Joko Widodo,” ujarnya.

Diakui Bupati, data penduduk BPS dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil saat ini berbeda jauh antara 284.304 dan 309.199 jiwa. Disebutkannya, data Sensus Penduduk 2020 akan mempertemukan dua data yang berbeda, sesuai dengan Perpres No 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Data Sensus Penduduk 2020 akan menjadi ukuran awal kelengkapan Statistik Hayati, dan sebagaimana diamanatkan Perpres 62 Tahun 2019, bahwa pada tahun 2021 nanti seluruh WNI harus memiliki dokumen kependudukan seperti KTP, Akte Lahir, Akte Kawin dan Akte Kematian.

BACA JUGA :   HNSI SUMUT MINTA NELAYAN TETAP MELAUT, KITA JAGA BERSAMA PERBATASAN NKRI

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu juga berharap, Sensus Penduduk 2020 di Dairi harus sukses, jangan sampai ada satu pun penduduk yang terlewat. Kepada Camat dan Pemerintah Desa dan Kelurahan agar mengawal jalannya Sensus Penduduk.

“Pilihlah petugas Sensus yang betul-betul berkomitmen dan bisa bekerja sama dengan Kadus atau Kepling, sehingga tidak ada satu pun penduduk yang terlewat. Karena data penduduk sangat berdampak pada berbagai hal seperti penentuan Dana Alokasi Umum, jumlah Anggota Dewan dan lainnya,” pintanya.

Disebutkan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu , Pemda Dairi sangat membutuhkan informasi dasar mengenai wilayah seperti data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kemiskinan, pengangguran dan lainnya. Sehingga, kerja sama antara Pemkab Dairi dan BPS selama ini sangat membantu dalam menjalankan pemerintahan.

BACA JUGA :   Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA/PPAS 2020 Telah Di Terima Oleh DPRD Dairi

Masih dalam sambutannya, Bupati meminta BPS Kabupaten Dairi mengolah data-data mentah yang selama ini belum dipublikasikan untuk menghasilkan Small Area Statistic sehingga lebih mudah dalam pengambilan kebijakan di kecamatan maupun desa/kelurahan.

“Dinas Kominfo sebagai wali data agar aktif mengkoordinir pengumpulan data-data yang dimiliki OPD untuk dipublikasikan oleh BPS sebagai pembina data. Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan seluruh OPD menjadi lebih responsif dalam mendokumentasikan atau mengadministrasikan data-data instansi. Sumber daya manusia di OPD mampu meningkatkan pehamanan dalam bidang statistik seperti pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data,” tandasnya.

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu juga menyampaikan, bahwa pemerintah sedang mengupayakan digitalisasi nasional untuk percepatan transformasi digital. Dengan kemajuan teknologi dan semakin meluasnya wilayah jangkauan jaringan nirkabel tentu akan mendukung berbagai kolaborasi.

“Saya mengajak seluruh jajaran Pemkab Dairi untuk sadar data dan bekerja berbasis data. Penandatanganan MoU hari ini adalah momentum bagi kita semua selaku penyelenggara pemerintahan untuk meningkatkan kolaborasi. Dengan adanya kerja sama dan rekomendasi statistik dari BPS, data-data instansi diharapkan bisa diakui validitasnya, karena sudah diselenggarakan berdasarkan metode ilmiah,” imbuhnya dan meminta masing-masing OPD bisa memperkaya data instansinya dengan mengadakan survei sektoral secara mandiri.

BACA JUGA :   KADIS KOMINFO MUSI RAWAS HADIRI KONFERENSI PWI LUBUKLINGGAU

Selanjutnya Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara DR Syech Suhaimi SE M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Bupati Eddy Berutu yang sangat memberikan perhatian yang lebih dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Disampaikanya hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Dairi berhasil meraih respon rate tertinggi se-Sumatera Utara.

“Ini luar biasa dimana akses internet masih terbatas, namun bisa menjadi nomor satu. Disini kita bisa lihat faktor kepemimpinan pak Bupati”, ujar Syech Suhaimi.

Selanjutnya, Syech Suhaimi juga mengatakan dengan Rakor hari ini juga dukungan itu, kembali muncul bahwa BPS dan Pemkab Dairi secara bersama-sama dapat berkolaborasi dalam mensukseskan Sensus Penduduk 2020 dan momentum ini bisa dijadikan untuk pembangunan data Kabupaten Dairi yang terintergrasi.

Pada pertemuan itu juga dilangsungkan tindak lanjut MoU yakni penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara BPS Kabupaten Dairi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dairi dan Dinas Pertanian. Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi.

Diakhir acara Bupati Dairi menyerahkan cinderamata berupa ulos Silalahi dan Plakat kepada BPS Provinsi Sumatera Utara. Acara tersebut turut dihadiri, pimpinan OPD Kabupaten Dairi, Para Camat se-Kabupaten Dairi.

(PATAR SINAMO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here