Home Daerah Ogamaliel Sohmo Sinamo Salah Satu Mahasiswa Semester Dua Di Institut Tehnologi Kalimantan...

Ogamaliel Sohmo Sinamo Salah Satu Mahasiswa Semester Dua Di Institut Tehnologi Kalimantan (ITK) Adalah Putra Terbaik Kabupaten Pakpak Bharat Sumut

0

PIRNAS.ORG | PAKPAK BHARAT – Ogamaliel Sohmo Sinamo (19) salah satu mahasiswa semester dua di Institut Tehnologi Kalimantan (ITK) adalah putra terbaik Kabupaten Pakpak Bharat Sumut.

Ogamaliel Sohmo Sinamo adalah Anak ke 2 dari 4 bersaudara pasangan suami istri dari bpk Birong Sinamo/Lince boru Sijabat penduduk Desa Silima Kuta, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat.

Ogamaliel Sohmo Sinamo merasa termotifasi untuk mencari,memperoleh informasi dan melakukan penelitianya di lapangan selama lebih kurang 1 minggu lamanya untuk mengetahui terkait apa dan bagaimana permasalahan yang sebenarnya yang terjadi terkait keluhan air minum di Desanya khususnya di Dusun Santar Julu, Desa Silima Kuta, Krcamatan Tinada.

Ogamaliel Sohmo Sinamo merilis hasil penelitianya dalam sebuah tulisannya terkait kesimpulan dan solusi dalam pemecahan permasalahan yang positif untuk menjawab keluhan warga khususnya warga Dusun Santar Desa Silima Kuta di bidang kebutuhan Air bersih.

Disebutkan dalam tulisan realise hasil penelitianya memaparkan bahwa” Dusun Santar Julu merupakan salah satu dari lima Dusun di Desa Silima Kuta Kecamatan Tinada kabupaten Pakpak Bharat Sumut.
Selama ini sangat mengeluhkan ketersediaan kebutuhan air minum yang mencukupi.
Para warga disana saban hari terpaksa berjalan kaki lebih kurang sepanjang satu kilo meter pergi ke sungai untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Hal tersebut terjadi dikarenakan letak wilayah geografis Desa itu berada diperbukitan sehingga menyulitkan untuk mendapatkan sumber mata air dimaksud.

BACA JUGA :   2 LSM Minta Aparat Kepolisian Seriusi Tentang Oknum Kepala Desa Lalow

Sampai saat ini sumber air bersih yang ada tidak mampu di salurkan sampai ke rumah-rumah warga melainkan cukup ditempatkan di salah satu titik tempat penampungan air untuk kebutuhan warga dimaksud.
dikarenakan air tersebut tidak mencukupi untuk penggunaan sehari-hari warga, maka para warga disana terpaksa berjalan kaki menuju sebuah sungai untuk keperluan mandi dan cuci dan lainya.

Hal ini terjadi dikarenakan lokasi dumber mata air kebutuhan warga itu berada di posisi lebih rendah dari pada tempat permukiman warga Dusun Santar Julu di tambah lagi jika faktor cuaca memasuki musim kemarau mengakibatkan debit sumber mata air tersebut semakin mengecil bahkan kerap kali mengalami kekeringan.

Untuk itu, dalam perencanaan yang dilakukan di wilayah study pada kawasan permukiman di Dusun Santar Julu Desa Silima Juta Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat propinsi Sumatera utara ini memiliki tujuan untuk menjadikan kawasan permukiman penduduk yang memenuhi kebutuhan berupa sumber mata air untuk kebutuhan masyarakat sebagaimana dalam standarisasi permukiman warga.

BACA JUGA :   Gus Irawan Pasaribu : Hubungan Intens FBT-MO di Pusat, Mampu Meminimalkan Beban Warga Pakpak Bharat

Dan ada suatu perencanaan yang matang pada wilayah study tersebut untuk mencapai sasaran yang akan dicapai, yaitu”

1. Membangun WATERPUMP dan instalasi perpipaan serta menambah jaringan arus listrik untuk pengoperasiannya untuk menghantarkan air dimaksud ke RESERVOWER, yang selanjutnya air tersebut akan dapat di alirkan langsung dari rumah ke rumah warga Dusun Santar Julu sebagai penerima pengguna manfaat.

2.membuat dan menambah jumlah saringan air minum untuk menjaga kwalitas air tersebut sebagaimana mestinya dalam memenuhi syarat kesehatan dalam penggunaan air kebutuhan warga.

Setelah melakukan penelitian terkait penelitian ketersediaan kebutuhan air minum dikawasan pemukiman dusun Santar Julu Desa Silima Kuta adalah telah mendapat informasi bahwa ketersediaan air minum warga disana yang belum terpenuhi dengan maksimal yag disebabkan oleh faktor lokasi sumber mata air sangat lebih rendah dari kawasan permukiman warga.
Oleh sebab itu,dapat dilakukan beberapa upaya sebagai berikut”

1.pembangunan kawasan permukiman di dusun Santar Julu berada di perbukitan sehingga untuk memenuhi kebutuhan air tersebut masyarakat menggunakan sumber air langsung dari peguningan.
Dimana sistim penggunaanya menggunakan mesin pompa yang bertenaga arus listrik yang di topang dengan RESERVOUER.

2.perluasan jaringan untuk penyediaan air yang nyaman sangat diperlukan adanta pemasangan perpipaan yang disesuaikan dengan rencana pembangunan oleh Kabupaten Pakpak Bharat sehingga aliran air akan dapat menjangkau dari rimah ke rumah warga.
3.teknis pemanfaatan sistim saringan air untuk mendapatkan kwalitas standart air bersih melalui tepatnya pemanfaatan sejumlah saringan air tersebut.

BACA JUGA :   Angka Stunting di Kabupaten Pakpak Bharat Masuk Status Darurat

Berdasarkan hasil pebelitian tersebut, maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut”
1.Bahwa untuk pemenuhan kebutuhan air minum di kawasan permukiman tersebut tidak maksimal disebabkan oleh letak sumber mata airlebih rendah dari kawasan permukiman,di tambah lagi faktor musim kemarau yang berujung PSAB tersebut terancam kekeringan. Pemasangan pipa dari rumah kerumah dengan memaksimalkan satu titik bak penampung air yang sudah ada.

Demikian sepenggal realise tulisan oleh Ogamaliel SohmonSinamo mahasiswa semester dua di Institut Tehnologi Kalimantan(ITK) semoga tulisan dari hasil penelitian dari ilmu yang didapatnya akan dapat bermanfaat bagi khalayak masyarakat khususnya sebagai penyumbang ide dan pemikiran kepada pemkab Pakpak Bharat menuju kesejahteraan masyarakat.

Di tempat terpisah, kadis perkim Maringan Bancin saat di konfirmasi rabu tgl 09/07/2021 di sela” kesibukanya terkait tulisan mahasiswa tersebut, sangat mengapresiasi dan memberikan ucapan motifasi kepada Ogamaliel, S Sinamo mahasiswa ITK tersebut

( Jaman Munthe )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here