Home Ekonomi RSI Merelokasi Operasinya Ke Tobasa Yang Berlangsung Desember 2020

RSI Merelokasi Operasinya Ke Tobasa Yang Berlangsung Desember 2020

0

PIRNAS.ORG | MEDAN – Rencana berkaitan mendukung program pemerintah untuk industri pariwisata Danau Toba sebagai tujuan wisata dunia, Regal Springs Indonesia (RSI) merelokasi operasinya ke Tobasa yang berlangsung Desember 2020 ini.

Saat ini, produsen ikan tilapia (nila) tersebut telah berdiskusi dengan jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Demikian External Affair Senior Manager Regal Dprings Indonesia External Affairs Senior Manager Regal Springs Indonesia, Kasan Mulyono didampingi Senior Community Manager Regal Dprings Indonesia Dian Octavia kepada Wartawan, Minggu, (17/5).

Kasan mengatakan, lokasi baru operasional akuakultur milik perusahaan direncanakan berada di kawasan Uluan, Porsea dan Balige, Kabupaten Toba. Dimana lokasi yang baru itu merupakan pintu keluar air Danau Toba ke Sungai Asahan.

BACA JUGA :   MENANGGAPI LAPORAN MASYARAKAT TERKAIT GANTI UNTUNG JALAN TOL PEKANBARU - DUMAI, DPW LSM PKR-N RIAU MELAKUKAN AKSI DI DEPAN MAHKAMAH AGUNG.

“Perpindahan lokasi operasi dilakukan perusahaan secara sukarela, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang akan mengembangkan Kota Parapat/Ajibata sebagai kawasan pariwisata”, kata Kasan.

Lebih jauh dikatakan Kasan, jajaran manajemen Regal Springs Indonesia sendiri telah berdiskusi dengan Bupati Toba, Darwin Siagian beberapa waktu lalu.

“Pemda Kabupaten Toba mendukung rencana relokasi kami ke tempat yang baru dengan harapan dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi Pemda, namun juga bagi masyarakat setempat. Selain itu, Pemda juga meminta agar operasi perusahaan ramah lingkungan”, ujarnya.

Pihaknya lanjut Kasan, telah melakukan komunikasi dengan masyarakat setempat, sesuai dengan arahan dari Pemkab Toba, seperti melakukan kajian terhadap lokasi baru perusahaan dan bertemu dengan masyarakat setempat.

BACA JUGA :   IPB Bebaskan BPIF bagi Mahasiswa Tidak Mampu

“Hasil kajian awal kami, lokasi yang baru tersebut memenuhi persyaratan untuk budidaya akuakultur berkelanjutan,” ujarnya.

Disebutkannya,dengan perpindahan lokasi operasional perusahaan tersebut, maka perusahaan juga harus mempersiapkan berbagai perizinan yang dibutuhkan, baik di tingkat kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat.
Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk relokasi ini.

Sementara Dian Octavia selaku Senior Community Manager Regal Springs Indonesia mengatakan sejalan dengan rencana relokasi tersebut.

Regal Springs Indonesia juga melakukan kajian pemetaan sosio ekonomi di Kecamatan Uluan dan Porsea, Kabupaten Toba.

“Kami berdiskusi dengan jajaran pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan warga setempat untuk memperoleh masukan terkait rencana relokasi ini,

BACA JUGA :   Waw...!!!, Semester 1, 2020 APBN Tekor Rp 257 Triliun

Kami juga melakukan pemetaan tentang apa saja yang dibutuhkan masyarakat setempat. Pada intinya, kami menginginkan kehadiran Regal Springs Indonesia di lokasi yang baru dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Termasuk juga untuk memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Dian menegaskan, sesuai dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan Program Keberlanjutan Terpadu KAMI PEDULI, pihaknya ingin menjalankan operasional sesuai dengan prinsip-prinsip bertanggungjawab dan ramah lingkungan.

Mengenai produktivitas ikan nila yang akan dihasilkan nantinya di lokasi baru tersebut, menurut Kasan, pihaknya tidak berencana untuk melakukan penambahan kapasitas dari yang ada saat ini.

“Tidak ada penambahan produksi ikan nila yang akan dihasilkan,” tegas Kasan.

(Lili Suheli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here