Home Daerah Salah Satu Pasien Merasa Diterlantarkan Oleh Rumah Sakit Pobundayan

Salah Satu Pasien Merasa Diterlantarkan Oleh Rumah Sakit Pobundayan

0

PIRNAS.ORG | KOTAMOBAGU, SULUT – Ganti Dirut Rumah Sakit Pobundayan dr. Eka Budiyanti, pelayanan pasien yang dibiarkan berhari hari di luar ruangan Rumah Sakit Pobundayan menuai sorotan keluarga.

Pasalnya semua pasien belum diperkenangkan masuk di ruangan Rumah Sakit, cuma di luar ruangan Rumah Sakit sekalipun gawat dan memakai oksigen.

Salah satu pasien yang dibiarkan di luar gedung Ruangan Rumah Sakit Pobundayan, lagi lagi Pelayanan Rumah Sakit Pobundayan Kotamobagu yang diketahui salah satu RS Rujukan di BMR mendapat sorotan publik.

Yusran Liputo kepada awak media Rabu (16/08/20) pagi tadi, Mengatakan bahwa pelayan rumah sakit Pobundayan dalam menangani pasien rujukan sangat mengecewakan. Dimana pasien atas nama Abdulah Airmas, warga desa Nunukaraya, kecamatan Tomini Kabupaten Bolsel diduga diterlantarkan tanpa penanganan yang maksimal dari pihak rumah sakit tersebut.

BACA JUGA :   Di lakukan Pengukuran Lahan Aset Tanpa Libatkan PU Bina Marga Oleh PT. KAI Dan PTPN IV

“Sudah 4 hari kami berada di RS Pobundayan, terhitung sejak Minggu 13 September sampai dengan Rabu 16 september 2020 saat ini, pasien hanya di tempatkan pada ruangan teras RS Pobundayan dalam kondisi lemas. So 4 hari disini, tidak ada perhatian atau penanganan yang baik dari pihak dokter di rumah sakit, Pasien hanya di biarkan begitu saja dengan kondisi yang bisa dikata cukup sekarat,” Ungkap Yusran Liputo.

Ia pun berharap kiranya Walikota Kotamobagu Ir Tatong Bara dapat memberikan teguran kepada penanggung jawab RS Pobundayan atas bentuk pelayan yang menurutnya sama sekali tidak layak dikatakan rumah sakit rujukan.

”Kalau dikatakan ini sebagai rumah sakit rujukan, kok bisa pelayanannya seperti ini? Pasien hanya diabaikan begitu saja selama 4 hari,” Keluh Yusran Yang di ketahui keluarga Abdullah Airmas (Pasien).

BACA JUGA :   Pelaksanaan Upacara Bendera Memperingati HUT RI Ke 75 Di Kecamatan Aek Ledong Berjalan Lancar

Tambahnya, bahwa pelayan RS Pobundayan kalah jauh dengan pelayan puskemas. ”Masih puskemas lebih baik melayani di bandingkan pelayan Rumah Sakit Pobundaya”, ucapnya dengan berlinang air mata.

Sayangnya hingga berita ini  ditayangkan, Direktur rumah sakit belum berhasil dimintai konfirmasi atas dugaan pembiaran pasien asal desa Nunukaraya, Kecamatan Tomini (Bolsel) tersebut.

Berapa kali di hubungi no hp nya namun tidak digubris demikian juga whatsApp tidak di tanggapi untuk konfirmasi, kuat dugaan Dirut RSU Pobundayan barangkali alergi dengan wartawan, sehingga saat di hubungi tidak digubris akhirnya berita ini naik.

(Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here