Home Daerah WOM FINANCE MEMPERSULIT NASABAH DALAM PENGAMBILAN BPKB

WOM FINANCE MEMPERSULIT NASABAH DALAM PENGAMBILAN BPKB

0

Rantau Prapat, pirnas.com & pirnas .org | Perusahan leasing Wom Finance yang membuka kantor cabang di jalan Sisingamangaraja (SM. Raja) Kelurahan Bakaran batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara mempersulit salah seorang nasabah dalam pengambilan BPKB.

Berdasarkan keterangan dari salah seorang nasabah atas nama Juliani Fitri, hari Sabtu (07/12/2019) mengatakan kepada awak media online pirnas bahwa angsuran tersebut (sepeda motor.red) sudah lama selesai semua.

“Angsuran tersebut sudah selesainya semua, cuma permasalahannya belum ada uang kami untuk mengambil BPKB nya, karena biaya dendanya bang  Rp. 900.000 lebih,” ungkapnya.

Lanjutnya, “pada hari Jumat (06/12/2019) kita mencoba membayar denda dengan membawa uang tebusan dari jumlah denda yang kami tanggung tetapi kesanggupan kami hanya bisa bayar Rp. 500.000 dari semua denda itu bang,” tuturnya.

BACA JUGA :   Bupati Labuhanbatu Hadiri Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa Cluster II Tahun 2019

Kemudian pihak dari Wom Finance hanya bisa memberikan potongan pertama hanya Rp 100.000 dari total denda yang harus dibayarkan, setelah itu kami coba memohonkan ampunan denda itu kembali, tetapi pihak (Wom Finance) hanya memberikan potongan sebesar Rp. 200.000.

” Dari mana kami bisa menambahinya bang, kesanggupan kami cuma 500.000,” jelas Fitri.

Selanjutnya, dari hasil permohonan ampunan denda itu tidak juga terealisasi, salah seorang dari pihak Wom Finance mengatakan belum bisa memutuskan karena atasan lagi meeting.

“Nanti coba kita tanyakan keatasan, besok saja datang hari Sabtu, tetapi jangan sampai di atas jam 12.00 wib, karena kita setengah hari ,” ungkap salah seorang karyawan.

BACA JUGA :   PENGALOKASIAN DANA DESA S 3, DD/ADD TERINDIKASI MELANGGAR KETENTUAN

Kemudian pada hari sabtu kami mecoba kembali mengajukan permohonan ampunan denda tersebut, tetapi pihak Wom Finance menyuruh untuk datang di hari Senin.

Dari kejadian tersebut ketum Dpp LSM Gempa berkomentar, “ada apa dengan Wom finance tersebut, kok permasalahan ampunan denda saja tidak bisa mereka bantu, kesannya seolah olah mempersulit dalam pengambilan bpkb, datang hari Jumat, di suruh mereka hari Sabtu, datang hari Sabtu di suruh mereka lagi hari Senin, dan mereka tetap ngotot harus dibayarkan denda tersebut di atas 700.000 ribu lebih, apa begitu semua perusahan leasing yang ada di Labuhanbatu ini, jangankan masalah angsuran, yang sudah lunas saja pun mereka persulit”. Jelasnya kepada wartawan online pirnas.

BACA JUGA :   Terbongkarnya Kades SEI Sanggul Di Duga Melakukan Korupsi DD Tahun 2018

Tambahnya, “kita berharap agar pemerintah lebih bijak lagi dalam menyalurkan dana dan yang bersumber dari BUMN yang pada hakikatnya adalah uang yang dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat termasuk ke perusahan perusahan yang menggunakan/ memakai OJK (otoritas jasa keuangan)”, tutupnya.

 

REPORTER : (HD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here